Dilantik Jadi Dubes RI untuk Republik Panama, Ini Pedoman Sukmo Harsono dalam Jalankan Tugas

Jakarta,tv45.co.idPresiden Joko Widodo (Jokowi) melantik 20 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2020). Diantara yang dilantik tersebut, ada nama Sukmo Harsono. Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini dipercayakan menjadi Dubes LBPP RI untuk Republik Panama merangkap Republik Honduras, Republik Costa Rika dan Republik Nikaragua.

Melalui keterangan tertulisnya kepada tv45.co.id, Senin (14/9/2020), Sukmo menegaskan akan menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya. Beberapa arahan dan petunjuk dari Presiden Jokowi disebutnya akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan tanggungjawabnya tersebut.

“Presiden (Jokowi) menyampaikan arahan agar Dubes fokus pada peningkatan ekspor produk Indonesia ke negara penugasan. Baik jenis UMKM ataupun produk kompetitif lainnya,” kata dia.

Selain dari Presiden Jokowi, ia mengatakan juga menerima mandat dari Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi.  Menlu Retno,kata dia, menekankan untuk fokus dalam hal perlindungan WNI.

“Ibu Menlu memerintahkan agar perlindungan terhadap WNI di luar negeri menjadi perhatian utama. Disamping bekerja keras menarik investasi ke Indonesia, dan mencermati perkebangan politik Dunia. Serta menegaskan prinsip kita yang bebas dan aktif menjaga perdamaian dunia,” tandas Wakil Ketua Umum PBB ini.

Tak hanya itu, Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra pun turut menyampaikan pesan untuk selalu menjunjung tinggi kehormatan bangsa. “Pak Ketum mengamanahkan agar menjaga nama baik Bangsa dan bisa memberikan peran nyata bagi Bangsa dan negara dengan berbuat terbaik sebagai Dubes,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 91/P tahun 2020 tanggal 11 September 2020  nomor 92/P dan 93/P Tahun 2020 tanggal 14 September 2020 Tentang Pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia.

Berikut nama 20 Dubes LBBP RI yang dilantik oleh Presiden Jokowi:

1. Laurentius Amrih Jinangkung, SH., LL.M, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Tahta Suci Vatican, berkedudukan di Vatikan;

2. Dr. Ratu Silvy Gayatri, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Finlandia merangkap Republik Estonia, berkedudukan di Helsinki;

3. Kamapradipta Isnomo, B.A., MA., sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Kerajaan Swedia merangkap Republik Latvia, berkedudukan di Stockholm;

4. Adam Mulawarman Tugio, S.H., LL.M., sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Pakistan, berkedudukan di Islamabad;

5. Ridwan Hassan, S.E., sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Negara Qatar, berkedudukan di Doha;

6. Mayjen TNI (Purn) Dr. Imam Edy Mulyono, M.Sc., MSS., sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Bolivarian Venezuela, merangkap Persemakmuran Dominika, Grenada, Saint Lucia, Saint Vincent dan The Grenadines, dan Republik Trinidad dan Tobago, berkedudukan di Caracas;

7. Sukmo Harsono, S.E., M.M., sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Panama merangkap Republik Honduras, Republik Kosta Rika, dan Republik Nikaragua, berkedudukan di Panama City;

8. Muhammad Lutfi, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Amerika Serikat berkedudukan di Washington D.C.;

9. Dr. Drs. Mohamad Hery Saripudin, MA., sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Kenya merangkap Republik Demokratik Kongo, Republik Federal Somalia, Republik Uganda, United Nations Environmental Programme (UNEP), dan United Nations Human Settlements Programme (UN-HABITAT), berkedudukan di Nairobi;

10. Drs. Ronny Prasetyo Yuliantoro, MA., sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Islam Iran merangkap Turkmenistan, berkedudukan di Tehran;

11. Drs. Hermono, M.A., sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Malaysia berkedudukan di Kuala Lumpur;

12. Ir. Suryopratomo, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Singapura, berkedudukan di Singapura;

13. Sdr. H. Hildi Hamid, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Azerbaijan, berkedudukan di Baku;

14. Drs. Wisnu Edi Pratignyo, MA., sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Namibia merangkap Republik Angola, berkedudukan di Windhoek;

15. Drs. Mayerfas, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Kerajaan Belanda merangkap Organization for the Prohibition of Chemical Weapons (OPCW), berkedudukan di Den Haag;

16. Dr. Andri Hadi, S.H., LL.M., sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Kerajaan Belgia merangkap Keharyapatihan Luksembourg, European Union (EU), World Customs Organization (WCO), dan Organisasi-organisasi Internasional Lainnya di Brussels, berkedudukan di Brussels;

17. Herry Sudradjat, S.H., M.B.A., sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Mozambique merangkap Republik Malawi, berkedudukan di Maputo;

18. Denny Abdi, S.E., M.Si., sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Sosialis Vietnam, berkedudukan di Hanoi;

19. Mohamad Irzan Djohan, sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman, berkedudukan di Muscat; dan

20. Drs. Agung Kurniadi, MA., sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Ekuador, berkedudukan di Quito.(SOE/AM)