Kompol Pandu Hendra Sasmita Dalam Kenangan ADC RI 2 : Anak Mantan Kapolsek yang Humble dan Smart

Upacara militer pemakaman Almarhum Kompol Pandu Hendra Sasmita di Jember, Jawa Timur, Senin(14/9/2020)

Jakarta,tv45.co.id – Ajudan atau Aide De Camp (ADC) RI 2/Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Maruf Amin, Kombes Sabilul Alif memiliki kenangan mendalam terhadap sosok Kompol Pandu Hendra Sasmita, seorang Perwira Menengah (Pamen) Bareskrim yang mendapatkan tugas Bantuan Kendali Operasi (BKO) sebagai penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Diketahui, Kompol Pandu meninggal dunia di Jakarta pada Minggu (13/9/2020) dikarenakan sakit.

Kombes Sabilul mengatakan almarhum merupakan pribadi yang cerdas. Selain itu,sewaktu masih menjabat Kapolres Jember  pada tahun 2014,kata dia, Ayahanda almarhum merupakan salah satu Kapolsek pada Polres yang dipimpinnya tersebut.

Eks Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur ini juga menyebutkan jika lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2006 itu, karena kepintarannya membuat banyak orang kagum serta dekat dengan siapa pun.

“Innalilahi wainnalilahi rojiun.turut berduka cita yang sangat mendalam atas meninggalnya
KOMPOL PANDU HENDRA SASMITA,SIK . Meninggal dunia di RS Polri Soekanto Kramat Jati Jakarta Timur pada hari Minggu 13 September 2020 pukul 15.03 WIB bada Ashar karena sakit dan akan dimakamkan di Jember. Almarhum adalah putra dari Kompol (Purn) Imam Sunarno,saat saya Kapolres Jember Pak Imam adalah salah satu Kapolsek terbaik saya. Saya sangat sering bertemu almarhum, dan sering berdiskusi, kepribadian almarhum sangat humble dan smart,” katanya lewat keterangan tertulis, Senin  (14/9/2020).

Di samping itu,tak lupa ia mendoakan juniornya tersebut, kiranya mendapatkan tempat terbaik di Surga dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa tabah.

“Selamat jalan Adinda, semoga diterima di sisi Allah SWT, kebaikan kamu akan menjadi kenangan bagi siapapun yang pernah mengenalmu. Alfatihah 3X. Semoga Pak Imam dan keluarga selalu diberikan kekuatan dan kesabaran menghadapi cobaan ini,”tutur Lulusan Akademi Kepolisian Tahun 1996 itu.

Kompol Pandu di Mata Rekan  Alumni Akpol 2006/38 SETIA

Kasubbagdiapers Bagdalpers Ro SDM Polda Sumut, Kompol  Sah Udur Togi Marito Sitinjak, menceritakan pengalaman terakhirnya kala itu ketika almarhum sedang ada tugas ke Medan.  “Tak ku terima lagi telpon mu memanggil namaku saat kau datang ke Medan. Tak ku dengar lagi selorohmu mencandai aku yang punya Medan. Berat, tapi kami harus melepasmu,” kenang Polwan yang pernah menjabat Kapolsek Medan Helvetia , Polrestabes Medan ini.

“Selamat jalan sahabatku Pandu. Tiada kata lain selain terimakasih buat semua kebersamaan. Tuhan sayang kepadamu dan Tuhan sudah siapkan tempat yang indah untukmu, pergilah teman, doakan kami yang masih berjuang,” imbuh dia.

Kanit 1 Subdit 2 Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Alrasyidin Fajri Gani, menilai jika almarhum selalu mengutamakan kebaikan kepada semua orang. “Selamat jalan Brother Pandu yang baik hati, InsyaAllah Husnul Khatimah,”ucap dia.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Pamen Yanma Polda Metro Jaya, Kompol Fahrul Sudiana. “Selamat jalan sahabatku, InsyaAllah Husnul Khatimah,” kata mantan Kapolsek Kembangan, Polres Metro Jakarta Barat ini.

Terakhir,Kapolsek Kelapa Gading,Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Rango Siregar, mendoakan semoga segala amal baik dan dharma bhakti almarhum semasa hidup diterima oleh Yang Maha Kuasa.”Selamat jalan sahabat, semoga tenang di Sisi Allah SWT,” tukasnya. (SOE)